Dan gagasan membangun ruang parkir yang cukup luas berlantai dua di halaman bawah tanah ini, karena prihatin terhadap kendaraan yang membludak parkir di sepanjang jalan antara Katedral dan Masjid Istiqlal itu dulu, sebelum ruang parkir dua lantai di bawah tanah itu di bangun.

Untuk mempercepat proses finishing dari ruang parkir dan terowongan silaturahmi ini

Yang sarat dengan simbolik profetik yang religius — usai acara dialog yang disampul dengan do’a dalam bahasa bumi oleh Sri Eko Sriyanto Galgendu, selaku Pemimpin Spiritual Nusantara.

Usai acara dialog, Nazarudin Umar langsung menggiring semua tamu yang hadir untuk melihat bangunan terowongan silaturahmi itu yang belum sepenuhnya rampung dipoles seni dan tata ruang serta interiornya agar dapat pula menjadi obyek wisata religius yang bisa mendekatkan para pengunjungnya kepada Tuhan.

Sebab hanya dengan begitu, gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual bisa ikut menjadi pelindung bangsa dan negara agar tidak tergelincir ke dalam jurang yang bisa meluluh lantakkan tata kehidupan berbangsa,

Bernegara dan berbudaya serta menjalankan tuntunan beragama secara benar dan juga menyenangkan bagi orang banyak.

Katedral, 14 Maret 2024