Pasaman, beritapemerhatikorupsi.id – Ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Lubuak Aro menilai kasus dugaan penganiayaan terhadap Nenek Saudah (68) yang sempat viral di sejumlah media sebagai informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Mereka menyebut pemberitaan tersebut terkesan direkayasa dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya yang terjadi di tengah masyarakat.
Penilaian itu disampaikan dalam aksi orasi bersama yang digelar oleh ratusan masyarakat Lubuak Aro pada Senin, 5 Januari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keberatan atas pemberitaan media yang dinilai menyudutkan masyarakat setempat dan menimbulkan opini negatif secara luas.

Dalam orasinya, para tokoh adat dan masyarakat menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa Nenek Saudah tidak seperti yang digambarkan dalam pemberitaan viral. Mereka menyebut bahwa informasi yang beredar terlalu dibesar-besarkan sehingga memicu kesalahpahaman publik.
Masyarakat Lubuak Aro juga menyampaikan bahwa selama ini nenek Saudah dikenal memiliki sikap yang keras dan kerap terlibat perselisihan dengan warga sekitar. Menurut keterangan warga, beberapa konflik sebelumnya sering terjadi akibat kesalahpahaman yang berulang di lingkungan tempat tinggalnya.
Puncak kegerahan masyarakat pada tanggal 1 Januari 2026 bertempat di rumah Gadang Jorong VI, Lubuk Aro diputuskan saudari Saudah dikeluarkan sepanjang adat dan dari masyarakat. Ini keputusan bersama Ninik Mamak,Hutabangon, Imam Khatib,Ketua Pamuda dan Masyarakat setempat.
Bahkan, berdasarkan pengakuan sejumlah warga, nenek Saudah pernah bersikap agresif dan mengancam masyarakat menggunakan senjata tajam. Hal tersebut, menurut mereka, menjadi latar belakang yang tidak pernah diungkap dalam pemberitaan yang viral di media sosial maupun media daring.

Tokoh masyarakat meminta agar media lebih mengedepankan prinsip keberimbangan dan melakukan klarifikasi secara menyeluruh sebelum mempublikasikan suatu peristiwa. Mereka menilai pemberitaan sepihak berpotensi merusak nama baik masyarakat dan mengganggu ketertiban sosial di nagari.Sementara itu, masyarakat Lubuak Aro menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengusut peristiwa ini secara objektif dan adil, serta media dapat menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada publik.
Sementara itu suami nenek Saudah ,Muhammad Lubis (71) bahwa istrinya (Saudah) sekitar jam 8 minta izin ingin menengok cucunya. Tapi hingga tengah malam belum kembali. Kami coba mancari tapi tidak ketemu. Sekitaran jam 11an korban pulang luka luka. Saat ditanya siapa pelakunya,bliau tidak bisa menjelaskan karena sedang syok berat.
Sebagai suami,kami memohon aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan menemukan pelaku ungkapan nya.
” TIM “
KABAR DESA
Pembuatan Sumur Bor di Desa Kota Agung Diduga Mark Up Dana Desa 2024
Minimnya Pengawasan dari Penyedia Proyek Diduga Pekerja Abaikan K3
Pembangunan Penambahan Ruang Baru RSTG Diduga Kuat Sengaja Abaikan K3
Pemerintah Desa Jumat Serahkan Bantuan BLT DD Kepada 23 KPM
Diduga Kantor Desa Saat Jam Kerja Tidak Ada Pelayanan atau Tutup
Maju Pilgub, Bupati Bengkulu Utara Masih Banyak Pr yang di Tinggalkan
Pemerintah Desa Simpang Ketenong Giat Pelaksanaan Titik Nol Jalan JUT
Oknum Kepala Desa Penum Diduga Intimidasi Wartawan saat Dikonfirmasi
Pemerintah Desa Pagar Banyu Salurkan 12 KPM BLT-DD Triwulan 1 Tahun 2024
Pemdes Lebong Tandai Bagikan BLT DD Tahun 2024
Pemerintah Desa Sido Luhur Bagikan Bantuan BLT DD Tahap 3 Tahun 2024
Material Proyek Rehabilitasi Kolam Benih DKP dan K3 Jadi Sorotan
Pemdes Air Merah Mengadakan Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2024
Kepala Desa Wonoharjo Hariyanto Meresmikan Gedung Baru Posyandu.
Pemdes Suka Makmur Mengadakan Pelatihan Penanggulangan Penyakit Menular.
Pemerintah Desa Teluk Ajang Salurkan BLT DD Bulan Juni Juli Tahun 2024
Pemerintah Desa Jogja Baru Gelar Pelatihan Peningkatan SISKEUDES,
Pemdes Retes Air Padang Laksanakan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat
Wali Murid MAN 2 Bengkulu, Menjerit Mahalnya Biaya PPDB 2024-2025
Pemerintah Desa Kembang Manis Salurkan BLT Dana Desa Kepada 6 KPM
Pemdes Gunung Besar Arma Jaya Melaksanakan Pembinaan Program PKK
Kesehatan
6 Cara untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
Manfaat Air Cucian Beras Digunakan pada Wajah dan Rambut
Viral Labu Siam Bakar Bisa Obati Penyakit Asam Urat, Ini Kata Dokter
5 Buah yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Cegah Pikun di Usia Muda
10 Buah ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Perut Jadi Rata
Disinyalir Karena Berhenti Kerja, Andri WK Laporkan Pj. Sekda Tuba ke Bawaslu Lampung
Sejumlah Perwira di Polda Sumsel Dirotasi, IPTU Joharmen, SH., MSi Jabat Kapolsek Sanga Desa
AHY Bakal Tindak Tegas Semua Mafia Tanah, Termasuk Pejabat Pemerintah
Wakapolri: Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat dengan Rana Pidana dan UU ITE
Klarifikasi: Tidak Ada Sangkut Paut Kasus Penganiayaan Sudah Dengan Rohom
Polres Pasaman Amankan Satu Pelaku Penganiayaan Lansia
Satgas PKH Diamuk Warga Saat Penertiban di Sarang Ikan Lubuk Besar
Terbukti Korupsi Mantan Wali Nagari Panti, Pasaman Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
