Nagan Raya – Kampanye terbuka terakhir, massa Partai Aceh (PA) di Kabupaten Nagan Raya membludak, dan lapangan bola kaki Gampong Leupe Kecamatan Kuala merah.

Kampanye terbuka tersebut, berlangsung jum’at sore (9/2/2024) di lapangan bola kaki Gampong Leupe Kecamatan Kuala.

Idrus selaku ketua panitia kampanye tersebut melaporkan, dengan digelar kampanye akbar itu, Partai Aceh harus menang di Nagan Raya.

Apalagi katanya, PA merupakan partai rakyat Aceh, sehingga di Pemilu mendatang PA harus meraih kursi terbanyak di Kabupaten itu.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Aceh Nagan Raya Samsuardi atau sering disapa Juragan mengatakan, Partai Aceh lahir berkat perjuangan rakyat Aceh, sehingga pada Pemilu nantinya, PA harus menang di Nagan Raya.

Dengan lahirnya Partai Aceh, rakyat Aceh telah senang, karena dengan perjuangan bangsa Aceh itu, dana Otsus telah banyak dirasakan oleh masyarakat Aceh, sejak perdamaian Aceh pada 2005 yang silam.

Juragan menegaskan, dengan kekuatan bersama rakyat di Nagan Raya, Partai Aceh di wilayah itu, akan mampu meraih kursi terbanyak pada Pemilu 14 februari mendatang, ujar Juragan kepada ribuan massa PA itu.

Selanjutnya, Juragan meminta kepada ribuan pendukung PA tersebut, untuk menuju Indonesia lebih maju dan lebih unggul, pada 14 februari nantinya, untuk pasangan calon Presiden dan Wapres, dapat memenangkan Prabowo Gibran di Nagan Raya mencapai 70 persen.

Sekjen DPP Partai Aceh H.Kamaruddin Abubakar dalam orasi politiknya menegaskan, Partai Aceh harus menang di Nagan Raya, apalagi untuk kursi DPRA wajib ada dari Kabupaten tersebut.

Selain itu, pria sering disapa Abu Razak tersebut juga mengatakan, untuk calon Presiden dan Wakil Presiden, PA dan KPA telah sepakat, untuk memenangkan pasangan Prabowo Gibran di Aceh.

Oleh karena itu, Abu Razak meminta kepada ribuan pendukung serta simpatisan PA tersebut, supaya dapat memenangkan Partai Aceh dan Prabowo Gibran di Nagan Raya, pungkasnya.

Dalam kampanye akbar Partai Aceh di Nagan Raya itu, turut dimeriahkan oleh artis Aceh Bergek, Rahmad Roy, Apalahu serta Kuya Ali.

(Zulkifli)