Bangka – Situasi lepas Pantai Lepar Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, karena tiga Kapal Isap Produksi (KIP)
PT Timah yang beroperasi di dalam Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) terlihat sangat dekat dengan tepi pantai.
Menurut Bu Yayan, warga Belinyu, pada malam hari, tiga KIP tersebut semakin mendekat ke arah pantai, meskipun seharusnya memiliki jarak legal minimal 2 mil dari tepi pantai.
“Jarak ketiga KIP itu hanya 1 mil dari tepi pantai, bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki,” ungkap Bu Yayan kepada Asatu Online, yang sejak siang tadi memantau pergerakan ketiga KIP di Pantai Lepar, Jumat (19/01/2024).
Dampaknya, lanjut Bu Yayan, nelayan setempat mengeluhkan penurunan hasil tangkapan akibat kehadiran KIP di sisi pantai.
“Banyak nelayan yang mengeluh, aktivitas KIP di sisi pantai mengakibatkan penurunan hasil tangkapan mereka,” jelasnya.
Bu Yayan juga menyampaikan bahwa Pantai Lepar merupakan destinasi wisata populer bagi masyarakat sekitar Kabupaten Bangka dan Provinsi Bangka Belitung. Namun, kehadiran KIP PT Timah yang sering beroperasi di sisi pantai membuat minat wisatawan berkurang.
“Hari Sabtu dan Minggu biasanya ramai dengan pengunjung, tetapi sejak KIP beroperasi di sisi pantai, Pantai Lepar sepi pengunjung,” ungkapnya.
Sementara itu, perlu adanya perhatian lebih lanjut dari pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini dan melindungi lingkungan serta mempertahankan daya tarik pariwisata Pantai.
Pewarta : Jamaludin
KABAR DESA
Pembuatan Sumur Bor di Desa Kota Agung Diduga Mark Up Dana Desa 2024
Minimnya Pengawasan dari Penyedia Proyek Diduga Pekerja Abaikan K3
Pembangunan Penambahan Ruang Baru RSTG Diduga Kuat Sengaja Abaikan K3
Pemerintah Desa Jumat Serahkan Bantuan BLT DD Kepada 23 KPM
Diduga Kantor Desa Saat Jam Kerja Tidak Ada Pelayanan atau Tutup
Maju Pilgub, Bupati Bengkulu Utara Masih Banyak Pr yang di Tinggalkan
Pemerintah Desa Simpang Ketenong Giat Pelaksanaan Titik Nol Jalan JUT
Oknum Kepala Desa Penum Diduga Intimidasi Wartawan saat Dikonfirmasi
Pemerintah Desa Pagar Banyu Salurkan 12 KPM BLT-DD Triwulan 1 Tahun 2024
Pemdes Lebong Tandai Bagikan BLT DD Tahun 2024
Pemerintah Desa Sido Luhur Bagikan Bantuan BLT DD Tahap 3 Tahun 2024
Material Proyek Rehabilitasi Kolam Benih DKP dan K3 Jadi Sorotan
Pemdes Air Merah Mengadakan Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2024
Kepala Desa Wonoharjo Hariyanto Meresmikan Gedung Baru Posyandu.
Pemdes Suka Makmur Mengadakan Pelatihan Penanggulangan Penyakit Menular.
Pemerintah Desa Teluk Ajang Salurkan BLT DD Bulan Juni Juli Tahun 2024
Pemerintah Desa Jogja Baru Gelar Pelatihan Peningkatan SISKEUDES,
Pemdes Retes Air Padang Laksanakan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat
Wali Murid MAN 2 Bengkulu, Menjerit Mahalnya Biaya PPDB 2024-2025
Pemerintah Desa Kembang Manis Salurkan BLT Dana Desa Kepada 6 KPM
Pemdes Gunung Besar Arma Jaya Melaksanakan Pembinaan Program PKK
Kesehatan
6 Cara untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
Manfaat Air Cucian Beras Digunakan pada Wajah dan Rambut
Viral Labu Siam Bakar Bisa Obati Penyakit Asam Urat, Ini Kata Dokter
5 Buah yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Cegah Pikun di Usia Muda
10 Buah ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Perut Jadi Rata
Disinyalir Karena Berhenti Kerja, Andri WK Laporkan Pj. Sekda Tuba ke Bawaslu Lampung
Sejumlah Perwira di Polda Sumsel Dirotasi, IPTU Joharmen, SH., MSi Jabat Kapolsek Sanga Desa
AHY Bakal Tindak Tegas Semua Mafia Tanah, Termasuk Pejabat Pemerintah
Wakapolri: Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat dengan Rana Pidana dan UU ITE
Klarifikasi: Tidak Ada Sangkut Paut Kasus Penganiayaan Sudah Dengan Rohom
Polres Pasaman Amankan Satu Pelaku Penganiayaan Lansia
Satgas PKH Diamuk Warga Saat Penertiban di Sarang Ikan Lubuk Besar
Terbukti Korupsi Mantan Wali Nagari Panti, Pasaman Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
