Nagan Raya, Beritapemerhatikorupsi.id – Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD-SIM) Kabupaten Nagan Raya, dihebohkan dengan kekosongan obat bagi pasien yang berobat di RS plat merah tersebut.

Direktur RSUD-SIM Nagan Raya, dr Hj.Cut Yuliza Sutifa, Rabu (3/4/2024) membenarkan, jika RS tersebut sempat kosong obat obatan beberapa waktu yang lalu.Kekosongan obat bagi pasien itu tidak berlangsung lama, karena pihak RSUD-SIM langsung menangani hal tersebut.

Putri dari mantan Sekda Nagan Raya itu mengakui, bahwa di RS berplat merah tersebut, terjadi kekosongan obat obatan, namun telah ditindak lanjuti oleh pihaknya, tegas Cut Yuliza Sutifa.

Menurutnya, semua obat yang sempat kosong itu, sekarang telah ada di RS tersebu.Bahkan akibat dari kejadian itu, pihaknya telah memesan ke distributor yang sudah dibayar, yakni PT.AAA, KFTD, AAM, Enseval serta Sapta Sari.

Obat yang kosong tersebut, telah dipesan oleh pihaknya, namun saat ini sedang menunggu proses pengirimannya. Tapi katanya, sebagian obat itu telah tiba di RSUD-SIM, dan bahkan telah di distribusikan kepada pasiennya.

Sebelumnya sebut Cut Yuliza Sutifa, pihak manajemen RSUD-SIM Nagan Raya, menerima informasi adanya pasien BPJS , mengeluh tentang stok obat di RS itu kosong,serta tidak menyanggupi tebus obat ke apotek swasta.

Padahal katanya, pasien yang membeli obat dengan biaya pribadi itu ke apotek swasta, akan dibayar oleh pihak manajemen RS itu, dengan mengajukan biaya penggantinya.

Oleh karena itu, Direktur RSUD-SIM Nagan Raya menghimbau, bagi pasien yang telah membeli obat, agar dapat melakukan reimburse dibagian kasir RS itu.Dana tersebut akan dikembalikan kepada pasien yang telah menebus obat ka apotek swasta lainnya, pungkas Cut Yuliza Sutifa.

Zulkifli