Beritapemerhatikorupsi.id, Palembang – Pria asal Rusia bernama Vladimir Kasarski yang ditangkap pihak kepolisian Polrestabes Palembang ternyata residivis atas kasus yang sama. Sebelum ditangkap, dia pernah melancarkan aksinya di Pulau Jawa.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono mengatakan bahwa Vladimir pernah ditangkap dan dideportasi atas kasus yang sama.
“Jadi pelaku ini pernah melakukan aksi yang sama yaitu bobol mesin ATM lalu ditangkap oleh kepolisian Polda Metrojaya dan di penjara selama 11 bulan kemudian dideportasi ke Rusia,” ungkapnya
Setelah dideportasi, lanjutnya, Vladimir justru kembali ke Indonesia dan melakukan aksi yang sama. Kali ini dia dibantu oleh hacker asal Mexico untuk melakukan aksinya.
“Sebelumnya tersangka ini berhasil membobol ATM di Jawa Timur, lalu berhasil mendapatkan Rp 200 juta dan di Jawa Barat ia sukses mengambil Rp 90 juta. Saat di Palembang hampir berhasil mendapat Rp 30 juta namun sudah kepergok saat beraksi oleh petugas keamanan,” jelasnya.
Kepda polisi, Vladimir mengatakan bisa kembali ke Indonesia dengan menggunakan visa yang baru dengan hanya menunggu beberapa bulan saja.
“Saya hanya menunggu sekitar 2 sampai 5 bulan sampai dapat visa yang baru dengan nama yang sama,” katanya
Vladimir mengaku memilih Indonesia sebagai sasarannya karena sudah sering berkunjung dan sempat tinggal di Indonesia.
“Karena sebelumnya sering berkunjung bahkan sudah pernah tinggal di sini dan saya suka di Indonesia,” ungkapnya
Vladimir sendiri mengaku awalnya tidak berniat melakukan aksi bobol ATM, namun saat ditawari oleh hacker Meksiko tersebut akhirnya Vladimir memutuskan untuk mengambil pekerjaan tersebut.
“Awalnya saya cuman tinggal di Indonesia terus ditawarkan pekerjaan ini oleh hacker Meksiko itu. Setelah diajarkan cara mengoperasikan alatnya akhirnya saya tertarik dan mengambil pekerjaan ini yang mana hasilnya dibagi 50-50 kalau berhasil,” jelasnya.
Vladimir mengungkapkan bahwa ia bekerja sendirian dalam menyiapkan alat-alat untuk membobol mesin ATM.
“Saya bekerja sendirian ketika di lapangan dan ketika semua perlengkapan telah siap baru dibantu oleh hacker dari jauh untuk membobol mesin ATM,” ungkapnya. (+++)
KABAR DESA
Pembuatan Sumur Bor di Desa Kota Agung Diduga Mark Up Dana Desa 2024
Minimnya Pengawasan dari Penyedia Proyek Diduga Pekerja Abaikan K3
Pembangunan Penambahan Ruang Baru RSTG Diduga Kuat Sengaja Abaikan K3
Pemerintah Desa Jumat Serahkan Bantuan BLT DD Kepada 23 KPM
Diduga Kantor Desa Saat Jam Kerja Tidak Ada Pelayanan atau Tutup
Maju Pilgub, Bupati Bengkulu Utara Masih Banyak Pr yang di Tinggalkan
Pemerintah Desa Simpang Ketenong Giat Pelaksanaan Titik Nol Jalan JUT
Oknum Kepala Desa Penum Diduga Intimidasi Wartawan saat Dikonfirmasi
Pemerintah Desa Pagar Banyu Salurkan 12 KPM BLT-DD Triwulan 1 Tahun 2024
Pemdes Lebong Tandai Bagikan BLT DD Tahun 2024
Pemerintah Desa Sido Luhur Bagikan Bantuan BLT DD Tahap 3 Tahun 2024
Material Proyek Rehabilitasi Kolam Benih DKP dan K3 Jadi Sorotan
Pemdes Air Merah Mengadakan Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2024
Kepala Desa Wonoharjo Hariyanto Meresmikan Gedung Baru Posyandu.
Pemdes Suka Makmur Mengadakan Pelatihan Penanggulangan Penyakit Menular.
Pemerintah Desa Teluk Ajang Salurkan BLT DD Bulan Juni Juli Tahun 2024
Pemerintah Desa Jogja Baru Gelar Pelatihan Peningkatan SISKEUDES,
Pemdes Retes Air Padang Laksanakan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat
Wali Murid MAN 2 Bengkulu, Menjerit Mahalnya Biaya PPDB 2024-2025
Pemerintah Desa Kembang Manis Salurkan BLT Dana Desa Kepada 6 KPM
Pemdes Gunung Besar Arma Jaya Melaksanakan Pembinaan Program PKK
Kesehatan
6 Cara untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
Manfaat Air Cucian Beras Digunakan pada Wajah dan Rambut
Viral Labu Siam Bakar Bisa Obati Penyakit Asam Urat, Ini Kata Dokter
5 Buah yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Cegah Pikun di Usia Muda
10 Buah ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Perut Jadi Rata
Disinyalir Karena Berhenti Kerja, Andri WK Laporkan Pj. Sekda Tuba ke Bawaslu Lampung
Sejumlah Perwira di Polda Sumsel Dirotasi, IPTU Joharmen, SH., MSi Jabat Kapolsek Sanga Desa
AHY Bakal Tindak Tegas Semua Mafia Tanah, Termasuk Pejabat Pemerintah
Wakapolri: Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat dengan Rana Pidana dan UU ITE
Klarifikasi: Tidak Ada Sangkut Paut Kasus Penganiayaan Sudah Dengan Rohom
Polres Pasaman Amankan Satu Pelaku Penganiayaan Lansia
Satgas PKH Diamuk Warga Saat Penertiban di Sarang Ikan Lubuk Besar
Terbukti Korupsi Mantan Wali Nagari Panti, Pasaman Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
