Nagan Raya – Sambal oen kaye Abdul Latif atau sering disapa Bang Cut, menjadi salah satu menu buka puasa paling diburu selama bulan ramadhan.

Pasalnya, sambal oen kaye yang terbuat dari 44 macam daun kayu tersebut, memiliki cita rasa yang lezat dan aromanya pun lebih mantap.

Kepada media ini Senin (18/2024), Bang Cut menyebutkan, dagangan khusus dibulan ramadhan tersebut, mengalami peningkatan dari puasa sebelumnya.

Bahkan kata Bang Cut, puasa sebelumnya, sambal Oen Kaye miliknya itu, mampu laku 50 bungkus sore hari. Tapi ramadhan tahun ini, sambal Oen Kaye itu, paling diburu oleh masyarakat Seunagan Timur sejak 1 hingga 6 ramadhan, ujarnya.

Dengan harga Rp.5000 per bungkus, Bang Cut beserta istrinya itu, mengaku kewalahan melayani pembeli, karena untuk meracik sambal Oen Kaye itu, butuh kehati hatian.

Menurut Bang Cut, 44 jenin daun kayu itu, diikat menjadi satu. Setelah itu, baru dipotong dengan halus, baru ditambahkan bumbu lainnya, salah satu kelapa gonseng, cabe, bawang merah serta sejumlah bumbu lainnya.

Dengan berkah ramadhan, Bang Cut berhasil megumpulkan hasil dagangannya mencapai Rp.500 ribu hingga Rp.700 ribu dalam sehari, ungkapnya.

Selain itu, untuk memenuhi permintaan masyarakat tersebut, Bang Cut bersama istrinya, harus mencari 44 macam daun kayu itu ke daerah pergunungan yang jaraknya mencapai 5 km hingga 7 km dari tempat tinggalnya itu.

Dagangan khas bulan suci ramadhan itu, dibuka setiap sore sejak pukul 15.00 WIB, tepatnya di Gampong Blang Ara Keude Kecamatan Seunagan Timur, pungkasnya.

Sementara itu Arfan salah seorang pemburu sambal Oen Kaye mengatakan, setiap memasuki bulan penuh berkah dan maghfirah itu, sambal Oen Kaye tersebut, menjadi salah satu menu andalan untuk berbuka puasa dengan keluarganya.

Apalagi ujarnya, berbuka puasa dengan sambal Oen Kaye yang diracik dari 44 daun kayu itu, dapat bermanfaat bagi kesehatan untuk setiap orang yang memakan sambal Oen Kaye tersebut, ungkapnya.

Zulkifli