Jayapura – Beritapemerhatikorupsi.id Anggota Dewan Pers Atmaji Sapto Anggoro mengatakan bisnis media adalah bisnis memakai otak karena membutuhkan intelektual dan kreatifitas.
Hal itu dikatakannya saat menjadi narasumber pelatihan pengelolaan media online se-Tanah Papua yang digelar oleh Asosiasi Wartawan Papua – AWP di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin (26/3/24).
Sapto menjelaskan bisnis media adalah bisnis memakai otak karena bisnis media membutuhkan intelektual dan kreatifitas. Kemampuan berpikir secara sains menggunakan otak kanan, sedangkan kreatifitas menggunakan otak kiri.
“Secara proses [jurnalistik] berada di kepala,” ujarnya. Bisnis media, kata Sapto, berbeda dengan bisnis manufaktur atau pabrik. Menurutnya, bisnis pabrik itu lebih mementingkan mesin daripada sumber daya manusia sedangkan bisnis media membutuhkan isi kepala dari sumber daya manusianya.
“Utamanya bisnis pabrik itu bukan orangnya, tetapi mesinnya. Kalau [bisnis media] ini kan enggak, [dibutuhkan isi] kepala dari orangnya,” ujarnya.
Pendiri Tirto.id itu mengatakan media membutuhkan sumber daya manusia yang mempunyai gagasan, kreativitas, intelektual. Ia mencontohkan media seperti Kompas dan detik.com yang awalnya tak memiliki apa-apa namun bisa besar seperti itu.
“Kita gak punya apa-apa [selain] ide atau gagasan, kreativitas, dan intelektual yang semuanya itu ada di kepala. Yang bisa melahirkan Kompas dan detik.com mulai dari tidak ada apa-apa sampai seperti [besar] itu kan bentuk dari intelektual dan mindset yang ada di kepala,” katanya.
Jadi, katanya, media perlu mencari orang-orang yang mempunyai kemampuan intelektual yang bagus. Ketua Komisi Pendataan, Penelitian, Ratifikasi itu mengaku untuk mencari orang-orang tersebut tidak gampang.
Namun ia memiliki tips berdasarkan pengalamannya dalam merekrut karyawan. Ia menyewa tempat yang terkenal untuk melakukan tes.
“Misalnya seperti di Jakarta, saya memilih hotel yang terbaik di Jakarta. Kemudian di Jogja, saya menyewa Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM) karena semua orang tahu UGM,” ujarnya.
Hal itu menurutnya, secara tidak langsung menyeleksi pelamar berdasarkan kualifikasi yang diinginkan.
“Jadi kalau ada orang yang kemampuannya biasa-biasa aja, mohon maaf gak pintar jadi mikir kan,” katanya.
Selain itu, bisa juga dengan melihat curriculum vitae (CV) seperti asal kampusnya dan nilainya. Namun, nilai jelek, tambahnya, belum tentu bodoh bisa jadi jurusan yang dipilihnya tidak sesuai minatnya.
“Kamu minatnya apa? Saya dulu minatnya jurnalistik.Tapi kok jurusannya ambil teknik? Makanya itu, saya rada malas-malasan,” katanya mencontohnya tanya jawab dengan pelamar kerja.
Lalu dicek lagi hobinya pelamar dengan kecocokan kriteria yang dibutuhkan. Misalnya yang memiliki hobi membaca novel itu. Penulis buku “Legenda Media Online (detikcom)” dan “Mantra Justru” itu mengatakan orang yang memiliki hobi membaca itu sudah menemukan tempat untuk men-deliver ilmu.
“Kebanyakan ilmu berasal dari bacaan. Kalau kamu gak pernah membaca, kamu punya ilmu apa,” ungkapnya. (*)
KABAR DESA
Pembuatan Sumur Bor di Desa Kota Agung Diduga Mark Up Dana Desa 2024
Minimnya Pengawasan dari Penyedia Proyek Diduga Pekerja Abaikan K3
Pembangunan Penambahan Ruang Baru RSTG Diduga Kuat Sengaja Abaikan K3
Pemerintah Desa Jumat Serahkan Bantuan BLT DD Kepada 23 KPM
Diduga Kantor Desa Saat Jam Kerja Tidak Ada Pelayanan atau Tutup
Maju Pilgub, Bupati Bengkulu Utara Masih Banyak Pr yang di Tinggalkan
Pemerintah Desa Simpang Ketenong Giat Pelaksanaan Titik Nol Jalan JUT
Oknum Kepala Desa Penum Diduga Intimidasi Wartawan saat Dikonfirmasi
Pemerintah Desa Pagar Banyu Salurkan 12 KPM BLT-DD Triwulan 1 Tahun 2024
Pemdes Lebong Tandai Bagikan BLT DD Tahun 2024
Pemerintah Desa Sido Luhur Bagikan Bantuan BLT DD Tahap 3 Tahun 2024
Material Proyek Rehabilitasi Kolam Benih DKP dan K3 Jadi Sorotan
Pemdes Air Merah Mengadakan Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2024
Kepala Desa Wonoharjo Hariyanto Meresmikan Gedung Baru Posyandu.
Pemdes Suka Makmur Mengadakan Pelatihan Penanggulangan Penyakit Menular.
Pemerintah Desa Teluk Ajang Salurkan BLT DD Bulan Juni Juli Tahun 2024
Pemerintah Desa Jogja Baru Gelar Pelatihan Peningkatan SISKEUDES,
Pemdes Retes Air Padang Laksanakan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat
Wali Murid MAN 2 Bengkulu, Menjerit Mahalnya Biaya PPDB 2024-2025
Pemerintah Desa Kembang Manis Salurkan BLT Dana Desa Kepada 6 KPM
Pemdes Gunung Besar Arma Jaya Melaksanakan Pembinaan Program PKK
Kesehatan
6 Cara untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
Manfaat Air Cucian Beras Digunakan pada Wajah dan Rambut
Viral Labu Siam Bakar Bisa Obati Penyakit Asam Urat, Ini Kata Dokter
5 Buah yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Cegah Pikun di Usia Muda
10 Buah ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Perut Jadi Rata
Disinyalir Karena Berhenti Kerja, Andri WK Laporkan Pj. Sekda Tuba ke Bawaslu Lampung
Sejumlah Perwira di Polda Sumsel Dirotasi, IPTU Joharmen, SH., MSi Jabat Kapolsek Sanga Desa
AHY Bakal Tindak Tegas Semua Mafia Tanah, Termasuk Pejabat Pemerintah
Wakapolri: Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat dengan Rana Pidana dan UU ITE
Klarifikasi: Tidak Ada Sangkut Paut Kasus Penganiayaan Sudah Dengan Rohom
Polres Pasaman Amankan Satu Pelaku Penganiayaan Lansia
Satgas PKH Diamuk Warga Saat Penertiban di Sarang Ikan Lubuk Besar
Terbukti Korupsi Mantan Wali Nagari Panti, Pasaman Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
