Bengkulu, beritapemerhatikorupsi.id – Bamox Oknum seorang guru SMPN 14 Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang dilaporkan gabungan Ormas dan media.

Beberapa bulan lalu atas dugaan perbuatan asusila melakukan pelecehan dan pencabulan anak di bawah umur,pada senin 8 juli 2024. memenuhi panggilan ke 2 Polres Seluma Polda Bengkulu.

Panggilan ke 2 ini dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Seluma.guna menindak lanjuti adanya laporan dari masyarakat atas dugaan perbuatan tidak terpuji yang di lakukan oleh seorang oknum guru terhadap anak didiknya di Dunia Pendidikan.10/7/24.

“Saat memberikan keterangan Kepada awak media terkait proses pemanggilan tahap ke 2 Bamox, Unit PPA Satreskrim Polres Seluma.yang di wakilkan Kasat Reskrim.AKP.Dwi Wardoyo,SH.MH menyampaikan.
Alhamdulillah proses yang sudah sekian lama. sekarang naik ke peroses penyidikan untuk mengumpulkan bukti bukti dalam rangkah rangkaian tindak pidana guna menetapkan atau menentukan tersangkanya.ujarnya.

Lanjutnya”kami juga telah mengumpulkan bukti-bukti keterangan saksi dan keterangan ahli. terlapor saat ini kapasitasnya masih sebagai saksi untuk proses selanjutnya apabila sudah memenuhi syarat maka akan gelar perkara untuk dilakukan pengujian apakah memenuhi syarat atau tidak untuk ditetapkan sebagai tersangka.Tegas AKP Dwi Dwi Wardoyo.

“Disisi lain Bamox, yang didampingi Kuasa Hukum nya untuk mengikuti proses pemeriksaan masih bisa melenggang bebas, salah seorang Kuasa Hukum Bamox,Shinta menjelaskan Kepada awak media
Bahwa kedatangan mereka pada hari ini dalam rangkah mengikuti proses laporan yang dilayangkan dan sekarang masih dalam tahapan sebagai saksi.dan mungkin nanti kalau ada perkembangan selanjutnya akan kita pantau bersama dengan rekan rekan.ungkap Shinta.

Pewarta : Sulaidi.S.