Oplus_16908288

Padang, beritapemerhatikorupsi.id
Dunia kembali memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day yang jatuh pada hari ini, Minggu, 3 Mei 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan dukungan terhadap kebebasan media, menjunjung tinggi etika Jurnalistik, serta Menghormati Hak Pers Sebagai Pilar Demokrasi di Seluruh Dunia.

Hal Tersebut Disampaikan oleh, Wan Vibowo dalam Ucapannya Terkait Peringatan Tahun ini.

Menurutnya, Hari Kebebasan Pers Sedunia Memiliki Fokus yang Berbeda dengan Hari Pers Nasional yang Diperingati Setiap Tanggal 9 Februari.

Jika Hari Pers Nasional lebih berorientasi pada sejarah dan penguatan Profesi di Tingkat Nasional, maka peringatan global ini menekankan pada Sspek Hak Asasi Manusia, Perlindungan Jurnalis, dan Kewajiban Pemerintah Untuk Menjamin Kebebasan Berekspresi Secara Luas.

Tahun ini, Peringatan Mengusung TEMA Utamakan Membentuk Masa Depan yang Damai atau Shaping a Future at Peace.

Tema ini diangkat untuk Menyoroti Peran Media yang Independen dan Pluralistik Dalam Mencegah Konflik, Mendorong Dialog, serta Memperkuat Tata Kelola yang Demokratis.

Sebagai bagian dari Rangkaian acara, Konferensi Global Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 akan Diselenggarakan pada Tanggal 4 hingga 5 Mei 2026 di Lusaka, Zambia.

Konferensi ini akan mempertemukan para Pendukung Kebebasan Pers, Ahli Hak Digital, Pembuat Kebijakan, dan Berbagai Pemangku Kepentingan Lainnya untuk Membahas Tantangan dan Solusi di Era Informasi yang Semakin Kompleks.

Peringatan ini tidak hanya sekadar Seremonial, Tetapi juga memiliki Tujuan Konkret, antara lain Mengevaluasi Kondisi Kebebasan Pers di Berbagai Belahan Dunia, Membela Media dari Segala Bentuk Tekanan dan ANCAMAN Terhadap Independensinya, serta memberikan Penghormatan Kepada para jurnalis yang Telah Berkorban Bahkan GUGUR dalam Menjalankan Tugasnya.

Momen ini juga menjadi pengingat bagi seluruh Pemerintah untuk selalu Menghormati dan Menegakkan Komitmen Terhadap Kebebasan Berekspresi. Pers yang Bebas Adalah Oksigen bagi demokrasi.

Mari kita terus dukung jurnalisme yang berintegritas, bertanggung jawab, dan menjadi suara kebenaran demi terciptanya dunia yang lebih adil dan damai.

*TIM*

Tinggalkan Balasan