PASAMAN, beritapemerhatikorupsi.id– Kabar hilang kontaknya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Banten, mengundang duka mendalam dari insan pers di Pasaman.

Pengurus Pers Bersatu Tuah Saiyo Pasaman, bersama jajaran dan seluruh anggota menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan atas musibah tersebut.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni Muhammad Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (freelance).

Mereka berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Kapal tersebut membawa delapan orang, terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru.

“Atas nama Ketua, pengurus, dan seluruh anggota Pers Bersatu Tuah Saiyo Pasaman, kami menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam. Kami berdoa semoga seluruh jurnalis dan kru kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Yunzar.

Yunzar juga menyampaikan dukungan kepada keluarga para jurnalis dan mengapresiasi tim SAR yang terus melakukan pencarian.

“Semoga seluruh rekan jurnalis dan kru kapal segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga,” katanya.
TIM