Aceh Barat, Beritapemerhatikorupsi.id – Sebanyak lima orang guru besar (Profesor) yang tercatat sebagai dosen UINAIR dan USK Banda Aceh asal Samatiga di Peusijuk.
Kegiatan peusijuk tersebut,berlangsung dalam acara Halal bi Halal dan HUT IPMS ke 64 tahun, di Gampong Cot Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat
Kelima guru besar tersebut, diundang khusus sambil melakukan visitasi keluarga di Gampong masing-masing, kata tokoh masyarakat Samatiga Marhaban, Minggu (14/4/2024) kepada media ini.
Menurutnya, kelima guru besar yang dipeusijuk diantaranya,bProf Dr Muhibbuththabary M.Ag, Prof Dr. Nazaruddin M.Ed, Prof Dr. Maulana M.Ag serta Prof Dr Inayatillah M.Ag.
Bahkan kata Marhaban, bahwa ke lima guru besar tersebut memperoleh gelar profesor dalam tahun 2023 merupakan sosok-sosok yang rajin dalam mencari ilmu pengetahuan baik dalam negeri maupun luar negeri.
Hanya kepiawaian dan keuletan ditambah dengan semangat juang tinggi gelar tersebut bisa diperoleh sebagai mana diutarakan dalam tausiah singkat oleh salah seorang guru besar.
Gelar akademik tertinggal tersebut siapapun bisa memperoleh asalkan kemampuan akademis mencapai target sebagaimana disyaratkan semua bisa, kata Marhaban.
Pencapaian gelar guru besar tersebut tidak terlepas dari usaha sungguh-sungguh mengacu pada persyaratan akademik yang harus dilalui cetus prof Muhib dalam tausiah singkat yang juga pernah menjadi mantan pengurus aktif IPMS (ikatan pelajar pemuda mahasiswa Samatiga) era delapan puluhan.
Marhaban mendorong mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan diberbagai universitas juga bisa meraih gelar yang sama InshaAllah di masa akan datang.
Selain itu, Marhaban berharap kepada para guru besar tersebut memberikan pemikiran dan curah pendapat pada pembangunan Samatiga sebagaimana motto Samatiga Bersatu Samatiga Maju.
Zulkifli
