BEKASI, beritapemerhatikorupsi.id – FNA (25), terduga teroris di Bekasi Timur, Kota Bekasi, telah dipantau oleh intel sekitar dua bulan lamanya. Sebelum ditangkap di bengkel milik orangtuanya, pada hari Selasa (3/9/2024) yang lalu.
Hal itu diungkap oleh saksi mata bernama Ismail (48) yang merupakan Ketua RT 04 RW 14 Bekasi Timur.
“Memang sekitar satu-dua bulan lalu intel sudah minta izin ke saya untuk mondar-mandir melakukan penyelidikan, saya disuruh keep, jangan ngomong dulu, biar pihak kami (intel) menyelidiki lebih lanjut,” kata Ismail saat ditemui, Selasa (3/9/2024)
Ismail mengenal FNA sebagai sosok yang sangat pendiam. Menurutnya, sehari-hari FNA menghabiskan waktunya berkegiatan di rumah, masjid, dan bengkel.
Dia menyebut, FNA bekerja sebagai montir di bengkel milik orangtuanya.
“Anak ini aktivitasnya hanya dari rumah ke bengkel, bantu orangtua, balik ke rumah, ke masjid, itu aja kesehariannya tujuh hari dalam seminggu,” kata Ismail.
Atas penangkapan FNA ini, Ismail akan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat untuk meningkatkan pengamanan.
“Saya berkoordinasi dengan RW, jadi minta tindak lanjut untuk keamanan. Untuk preventif kami menyampaikan ke warga agar berhati-hati,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris di sebuah bengkel di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (3/9/2024), pukul 08.30 WIB.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Dani Hamdani, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, untuk keterangan lebih lanjut, Dani dan jajaran menyerahkan sepenuhnya kepada Densus 88
“Iya, untuk rilis oleh Densus 88 saja,” ujar Dani Hamdani saat dikonfirmasi, Selasa.
Sejalan dengan pernyataan Kapolres, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, AKP Ompi Indovina, juga membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di wilayahnya
“Informasi ada, tapi tidak terlalu jauh dari lokasi penangkapannya. Itu dilakukan oleh Densus 88,” kata Ompi Indovina.
KABAR DESA
Pembuatan Sumur Bor di Desa Kota Agung Diduga Mark Up Dana Desa 2024
Minimnya Pengawasan dari Penyedia Proyek Diduga Pekerja Abaikan K3
Pembangunan Penambahan Ruang Baru RSTG Diduga Kuat Sengaja Abaikan K3
Pemerintah Desa Jumat Serahkan Bantuan BLT DD Kepada 23 KPM
Diduga Kantor Desa Saat Jam Kerja Tidak Ada Pelayanan atau Tutup
Maju Pilgub, Bupati Bengkulu Utara Masih Banyak Pr yang di Tinggalkan
Pemerintah Desa Simpang Ketenong Giat Pelaksanaan Titik Nol Jalan JUT
Oknum Kepala Desa Penum Diduga Intimidasi Wartawan saat Dikonfirmasi
Pemerintah Desa Pagar Banyu Salurkan 12 KPM BLT-DD Triwulan 1 Tahun 2024
Pemdes Lebong Tandai Bagikan BLT DD Tahun 2024
Pemerintah Desa Sido Luhur Bagikan Bantuan BLT DD Tahap 3 Tahun 2024
Material Proyek Rehabilitasi Kolam Benih DKP dan K3 Jadi Sorotan
Pemdes Air Merah Mengadakan Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2024
Kepala Desa Wonoharjo Hariyanto Meresmikan Gedung Baru Posyandu.
Pemdes Suka Makmur Mengadakan Pelatihan Penanggulangan Penyakit Menular.
Pemerintah Desa Teluk Ajang Salurkan BLT DD Bulan Juni Juli Tahun 2024
Pemerintah Desa Jogja Baru Gelar Pelatihan Peningkatan SISKEUDES,
Pemdes Retes Air Padang Laksanakan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat
Wali Murid MAN 2 Bengkulu, Menjerit Mahalnya Biaya PPDB 2024-2025
Pemerintah Desa Kembang Manis Salurkan BLT Dana Desa Kepada 6 KPM
Pemdes Gunung Besar Arma Jaya Melaksanakan Pembinaan Program PKK
Kesehatan
6 Cara untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
Manfaat Air Cucian Beras Digunakan pada Wajah dan Rambut
Viral Labu Siam Bakar Bisa Obati Penyakit Asam Urat, Ini Kata Dokter
5 Buah yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Cegah Pikun di Usia Muda
10 Buah ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Perut Jadi Rata
Disinyalir Karena Berhenti Kerja, Andri WK Laporkan Pj. Sekda Tuba ke Bawaslu Lampung
Sejumlah Perwira di Polda Sumsel Dirotasi, IPTU Joharmen, SH., MSi Jabat Kapolsek Sanga Desa
AHY Bakal Tindak Tegas Semua Mafia Tanah, Termasuk Pejabat Pemerintah
Wakapolri: Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat dengan Rana Pidana dan UU ITE
Perumda Air Minum Tirta Saiyo, Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
47 Pati Polri Naik Pangkat, Salah Satunya Asep Guntur Jadi Irjen.
KPK Diminta Periksa Rencana Impor 105 Ribu Mobil Untuk Koperasi.
